'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
NGAJI TSUNAMI
01 Agustus 2019 09:26 WIB | dibaca 121

Pengurus PDA Kebumen

Tersebarnya kabar mengenai potensi Tsunami di pantai selatan jawa, tak lantas membuat warga Aisyiyah panic. Berita ini ditanggapi positif oleh kader Aisyiyah Kabupaten Kebumen. Mengangkat tema Srikandi Tangguh Bencana, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Daerah Aisyiyah Kebumen selenggarakan Ngaji Tsunami. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan BNPB Kabupaten Kebumen bertajuk Ekspedisi Destana Tsunami. LLHPB PDA kebumen bekerja sama dengan BNPB, MDMC, dan LazisMU menyelenggarakan kegiatan ngaji Tsunami ini 2 hari di 2 tempat yang berbeda yakni Masjid Al Aziz, Ambal pada Selasa 30 Juli 2019 dan di Masjid Mathlabus Salam, Puring pada Rabu 31 Juli 2019. LLHPB PDA Kebumen mneyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah sosialisasi kesiapsiagaan menghadapi bencana tsunami. Antusiasme kader dan warga mengikuti acara ini tampak dari banyaknya peserta yang berasal dari daerah sekitar masjid dan luar kecamatan. Peserta tidak hanya dari warga Aisyiyah namun juga dipadati oleh ibu-ibu warga sekitar daerah pesisir pantai selatan yaitu Ambal, Bulus Pesantren, Mirit, Puring, Petanahan, Ayah dan Kebumen.

Hadir dalam kegiatan ini adalah ketua umum MDMC Wilayah Jawa Tengah Ustadz Naibul Umam. Dalam kajiannya ustadz naibul umam menyampaikan bahwa kita tidak perlu panic dengan adanya potensi tsunami di sepanjang pantai selatan pulau jawa, justru semua warga harus menumbuhkan kesiapsiagaan untuk menghadapi tsunami yang mungkin terjadi sewaktu-waktu. Lebih lanjut Ustadz naibul umam juga menyampaikan bahwa ibu-ibu harus mengenal rumus 30:30:30 yaitu jika ada gempa 30 detik lamanya (kuat maupun lemah karena berpotensi tsunami), langsung lari selama 30 menit dan meraih tempat dengan ketinggian 30 mdpl. Upaya penyelamatan dari bencana tsunami harus dari dari kesiapsiagaan diri sendiri. Selain itu hadir pula dalam kegiatan ini adalah tim MDMC Kabupaten kebumen yang menyampaikan materi tentang cara menyelamatkan diri ketika terjadi gempa. Peserta pengajian antusias mendengarkan dan bertanya selama kegiatan berlangsung.

Sebagai rangkaian acara Ngaji Tsunami, LLHPB juga menyelenggarakan kegiatan Go to School bekerjasama dengan MDMC Kebumen. Tim LLHPB dan MDMC berkunjung ke sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan kesiapsiagaan bencana kepada siswa sekolah. Sejumlah sekolah di sekitar pesisir pantai selatan telah dikunjungi diantaranya adalah SDN 1 dan 3 Ambalresmi, SD Petangkuran, SDN 1 Tambakmulyo, SD IT Luqmanul Hakim. Dalam kunjungannyake sekolah tim LLHPB dan MDMC menyampaikan mengenai potensi tsunami di pantai selatan dan cara menyelamatkan diri dari bencana tsunami. Semua siswa tampak antusias mengikuti sosialisasi dan simulasi penyelamatan diri saat gempa dan tsunami.

Shared Post:
Arsip Berita
Berita Terbaru