'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Manajemen Spiritual di Tengah Pandemi Covid-19
22 Mei 2020 14:06 WIB | dibaca 74

 

Sejak merebaknya Corona Virus Disease atau Covid -19 di Wuhan China dan menyebar ke seluruh dunia mempunyai dampak yang sangat besar bagi kehidupan manusia. Apalagi ketika organisasi kesehatan dunia (WHO) di Swiss pada 11/3/2020, mengumumkan bahwa virus ini sudah masuk dalam kategori pandemi karena penyebarannya yang dianggap sudah merata keberbagai penjuru dunia. Setiap sector kehidupan mulai terdampak penyebaran Covid- 19 baik dari ekonomi, social, pendidikan, serta agama.

Dalam beberapa bulan terakhir ini, terkhususnya pemerintah di Indonesia sudah menerapkan Work From Home, social distancing dan PSBB (. Hal ini tentu tidak akan mudah diterima oleh semua kalangan karena kebiasaan yang telah dilakukan selama bertahun – tahun kini harus dihentikan, terutama bagi kalangan masyarakat yang kurang memahami pengetahuan tentang bahaya pandemi ini. Maka dari itu penyuluhan yang mengedukasi selalu diberikan terkhususnya dari sector beribadah dalam islam yang mana kegiatan sehari- hari sholat di masjid sudah menjadi kebiasaan dan kini harus dipindahkan di rumah membuat tidak semua kalangan bisa menerimanya. Salaman yang juga sudah menjadi kebiasaan dengan menjabak tangan kini haru diganti dengan tidak bersentuhan bahkan untuk saling bercakap – cakap satu dengan yang lainnya harus menjaga jarak aman sekitar 2 meter. Hal ini membuat oragninasai Islam terbasar di Indonesia dalam hal ini Muhammadiyah menguarlkan fatwa tentang tatacara beribadah pada saat kondisi pandemic ini. Dalam Surat Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 02/EDR/I.0/E/2020.

Menyikapi hal tersebut apalagi sudah memasuki bulan suci Ramadhan dimana setiap muslim didunia menatikannya yang disebut bulan membawa berkah, pahala dilipatgandakan, dan semua orang tentu memiliki antusias untuk rajin dan giat beribadah namun bulan suci kali ini memiliki hal yang berbeda karena semua management spiritual harus berpusat dirumah.

Ada beberapa tips untuk menjaga manajement spiritual dimasa pandemic:

1.      Sholat berjamah dirumah.

Sesuai keputusan Tajdid dan Tarjih sholat sunnah (Tarwih dan Id) yang biasanya dilakukan dibulan suci ramadhan kini semua dilaksanakan dirumah saja. Namun semua yang dilakukan di rumah tidak akan mengurangi ke khusyu’an dalam beribadah karena dirumah pun anggota keluarga bisa melaksanakan ibadah secara berjamaah yang di pimpin langsung dengan kepala keluarga atau seorang ayah untuk anak dan istrinya. Karena beribadah dirumah tidak dimesjid yang secara berkumpul dengan orang lain akan membuat pemutusan rantai penyebaran covid- 19. Sedangkan dalam islam sendiri terdapat kaidah yang menyatakan “Menghilangkan kemudharatan itu lebih didahulukan daripada Mengambil sebuah kemaslahatan”.

2.      Tadarrus

Di bulan suci Ramadhan juga tidak lepas dengan membaca Al-Qur’an namun mengaji didepan guru secara langsung bersama teman-teman menjadi hal yang sulit tapi ada beberapa tempat bisa menjadi bahan references untuk belajar seperti di youtube dan Qur’an digital yang sudah banyak  menberikan pelajaran tutorial tentang menmbaca al- qur’an secara baik dan benar sambil selalu mengulang dan mendengarkan beberapa bacaann imam masjid yang terkenal di berbagai penjuru dunia terkhususnya imam Makkah al mukararamah.

3.      Menjaga hubungan silaturhmi

Namun karena adanya covid-19 bukan sebuah alasan untuk memutuskan hubungan silaturahmi kepada sesama apalagi kepada tetangga. Karena dalam islam sendiri mejalaskan tidak beriman seseornag apabila dia kenyang sedangkan tetangganya merasa kelaparan. Di era sekarang ini kita sangat bersyukur karena adanya alat yang mempermudah  berkomunikasi dan menajalin silahturahmi dalam masa pandemic ini tampa harus berkumpul. Karena pandemic ini juga tidak heran banyak pekerja paruh waktu yang kini harus kehilangan mata pencahariannya dikarenakan tidak bisa keluar rumah. Terjadinya PHK besar – besaran yang menjadikan kemiskinan menjadi semakin banyak dikalangan kita. Maka sebagai muslim jangan sampai luput dari perhatian kita terkhususnya untuk tetangga kita masing- masing supaya tidak terjadi kematian karena kelaparan yang terjadi di beberapa daerah waktu lalu.

4.      Bersedekah

Bersedekah untuk meringankan beban sesame sangatlah banyak manfaatnya apalagi sudah dijelaskan dalam Al-quran Surah ke 2 (Surah Al-baqoroh ayat 261-270) bahwa orang-orang yang bersedekah sama seperti menanam satu bulir kebaikan dan disetiap bulir tersebut akan tubuh satu tangakain yang memiliki beberapa cabang dan setiap cabang akan mempunyai buah begitulah perumpamaan orang yang bersedekah. Di masa pandemic ini memang menjadi hal penting untuk bersedekah tapi sebaik- baik sedekah dalam islam tidak untuk dipertontonkan apalagi dengan trent sekarang ini memberikan dengan secara langsung mengvideokan orang yang menerima sedekah tersebut. Padahal dalam bersedekah seharunya kita menjaga nilai terkhusunya nilai keikhlasan. Bukankah “apabila tangan kanan memberi usahakan tangan kiri kita tidak tau” begitula perumpamaan orang yang bersedekah dengan menjaga keikhlasan.

5.      Tetap mendengarkan Kajian Islami

Untuk menjaga semangat beribadah tentu harus mendapat suntikan rohani dengan salah satunya mendatangi pengajian. Namun kali ini pengajian bisa di dapatkan dengan bergabung di majelis ilmu secara online dan membaca berbagai buku ilsmi reference.  Dan juga sudah banyak di upload di media social berupa video yang bisa diputar berulang kali untuk tetap mendapatkan semangat beribadah dimasa pandemic ini.

 Sumber:

1.      https://www.cnbcindonesia.com/news/20200312064200-4-144245/alert-who-resmi-tetapkan-corona-pandemi.

2.      Surat edaran Muhammadiyah Nomor 02/EDR/I.0/E/2020

3.      https://portaljember.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-16382770/muhammadiyah-menganjurkan-shalat-id-di-rumah-untuk-cegah-penyebaran-covid-19

4.      Q.S. Al- Baqorah ayat 216-217

 

Ditulis Oleh: Muhammad As'ad, M.Pd (Dosen STIKES Muhammadiyah Gombong)

Shared Post:
Arsip Berita
Berita Terbaru